Selamat Datang Di Website Kami….Seluruh Pelayanan Rehabilitasi Sosial Di Balai Kami GRATIS !!!….Kami Siap Merehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan NAPZA….”ZONA WILAYAH BEBAS KORUPSI”

Baturraden, (07 Mei 2020) – Balai Korban Penyalahgunaan Napza “Satria” Di Baturraden mendukung upaya Pemerintah Desa Ketenger untuk menyiapkan rumah Karantina Pemerintah Desa.

Kepala Desa Ketenger Baturraden, Wartam menyatakan bahwa penyiapan rumah karantina Pemerintah Desa merupakan tindak lanjut dari Instruksi Bupati Banyumas, dimana disetiap pemerintah desa diharapkan memiliki rumah karantina Desa bagi warga pemudik. Rumah ini diperuntukkan bagi seleuruh warga Desa Ketenger Baturraden yang kembali dari luar kota maupun luar negeri, terutama bagi mereka yang kembali dari kota atau negara yang menjadi zona penyebaran covid-19.

Tempat yang dijadikan rumah karantina adalah wisma Desa Ketenger, namun wisma tersebut memiliki keterbatasan prasarana. Untuk itu Pemerintah Desa Ketenger menjalin kerjasama dengan Balai Korban Penyalahgunaan Napza “Satria” di Baturraden untuk melengkapi prasarana rumah karantina tersebut.

Kepala Balai Balai Korban Penyalahgunaan Napza “Satria” di Baturraden, Restyaningsih menyambut baik permohonan kerjasama Pemerintah Desa. Disiapkan perlengkapan tidur seperti kasur, bantal, sprei, dan selimut untuk memantu penyiapan prasarana rumah karantina.

Kerjasama serta bantuan pemenuhan perlengkapan rumah karantina Pemerintah Desa Ketenger oleh Balai Korban Penyalahgunaan Napza “Satria” Baturraden merupakan salah satu langkah kongkret balai yang selama ini selalu ikut berperan aktif dalam upaya penanganan maupun pencegahan pandemi covid-19 di sekitar wilayah balai. Upaya seperti ini merupakan wujud kehadiran dan kepedulian Balai sebagai tangan panjang dari Kementerian Sosial terhadap masyarakat dalam menghadapi situasi serta kondisi pandemi seperti saat ini.

Rumah karantina desa memang sudah disiapkan, namun Balai Korban Penyalahgunaan Napza “Satria” di Baturraden berharap agar warga Desa Ketenger Batturaden tetap mematuhi aturan pemerintah untuk tidak mudik terlebih dahulu demi keamanan dan keselamatan seluruh keluarga dan warga di sekitar desa.

Penulis : Risye Yulia Triana,S.Sos ( Pekerja Sosial Pertama BRSKPN “Satria” Baturraden)


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow by Email
Facebook
Twitter
YouTube
Instagram
1
Halo...para Kerabat Satria. Ada yang bisa kami bantu ?
Powered by